Seorang Wisudawan Tercepat IIQ An Nur Yogyakarta Bagikan Trik Kuliah Cepat

unnamed - Seorang Wisudawan Tercepat IIQ An Nur Yogyakarta Bagikan Trik Kuliah Cepat

Seorang wisudawan tercepat Ushuluddin IIQ An Nur Yogyakarta, Charisma Kusumawardani Al Awwaliyah, membagikan tiga kunci menyelesaikan kuliah secara cepat.
Caca menyebut dukungan dan doa orang tua menjadi landasan penting pencapaiannya, sementara konsistensi membantunya melewati berbagai lika-liku selama menempuh pendidikan.

BANTUL, NUR.ac.id–Wisudawan tercepat Fakultas Ushuluddin IIQ An Nur Yogyakarta, Charisma Kusumawardani Al Awwaliyah, membagikan tiga kunci agar kuliah dapat diselesaikan tepat waktu. Ketiganya adalah berani memulai, menjalani proses, dan menyelesaikan apa yang telah dimulai.

BACA JUGA:

Wisuda Ke-18 IIQ An Nur Yogyakarta, Rektor Soroti Quranic Soft Skills
Salah Seorang Wisudawan Terbaik IIQ An Nur Yogyakarta Hafal 30 Juz Al-Qur’an dengan Qiraah Sab’ah
Wisuda Sarjana dan Harlah 2026, Kiai Muslim: IIQ An Nur Yogyakarta Didirikan Demi Al-Qur’an
Mewisuda 167 Sarjana, IIQ An Nur Yogyakarta Lahirkan 25 Hafidz 30 Juz dan 145 Cumlaude, Ini Daftarnya!
Gelar Bimbingan Karier 2026, IIQ An Nur Yogyakarta Hadirkan Content Creator Peraih Best K-Influencer

Menurut Caca, sapaan akrab Charisma Kusumawardani Al Awwaliyah, tiga langkah tersebut harus disertai satu hal yang menjadi kunci utama, yakni konsistensi.

“Saya rasa, kuncinya tiga. Mulai, jalani, dan selesaikan. Jangan kabur. Jangan berhenti di tengah jalan. Dan satu lagi, konsisten!” ungkapnya dalam Wisuda Sarjana ke-18 dan Harlah ke-24 IIQ An Nur Yogyakarta, Sabtu (12/9), di halaman kampus IIQ An Nur.

Ia mengatakan dukungan dan doa orang tua juga menjadi bagian penting dalam perjalanan akademiknya. Namun, dukungan tersebut perlu diiringi dengan kesungguhan dari diri sendiri.

“Setiap orang tua, khususnya orang tua saya, terima kasih Bapak dan Ibu, pasti ingin anaknya mendapatkan pendidikan yang baik. Dukungan orang tua seperti ini tentu adalah landasan di balik pencapaian saya hari ini. Dari dulu, Bapak dan Ibu saya selalu mengutamakan dan memprioritaskan pendidikan untuk anak,” tuturnya.

Caca mengakui perjalanan studinya tidak selalu mudah. Berbagai lika-liku harus dilewati, tetapi konsistensi membuatnya mampu bertahan hingga menyelesaikan pendidikan.

“Perasaan saya sangat senang dan bersyukur bisa sampai di titik ini, walaupun banyak lika-liku yang harus dilewati. Namun, saya percaya bahwa semua yang telah saya lalui pasti membawa kebaikan untuk saya,” ujarnya.

Wisuda Sarjana ke-18 IIQ An Nur Yogyakarta tersebut turut mencatat capaian para penghafal Al-Qur’an, termasuk 25 wisudawan dan wisudawati yang hafal 30 juz serta 11 orang yang menguasai qiraah sab’ah. []