LPM IIQ An Nur Yogyakarta Gelar AMI Perdana, Siapkan Prodi-prodi Fakultas Tarbiyah Hadapi Akreditasi “Unggul”

WhatsApp Image 2025 08 29 at 15.42.58 - LPM IIQ An Nur Yogyakarta Gelar AMI Perdana, Siapkan Prodi-prodi Fakultas Tarbiyah Hadapi Akreditasi “Unggul”

Bantul, 29 Agustus 2025—Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Institut Ilmu Al Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta menyelenggarakan Audit Mutu Internal (AMI) di Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah, Jumat (29/8/2025). Kegiatan ini menjadi gelombang pertama dari rangkaian AMI yang akan dilaksanakan di seluruh fakultas.

“Setelah Tarbiyah, kami akan melaksanakan AMI di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), kemudian di Fakultas Ushuluddin,” jelas Ketua LPM, Nindya Rachman Pranajati, M.Pd.

Sekretaris LPM, Muchamad Mufid, M.Pd., menambahkan bahwa AMI merupakan wujud komitmen LPM untuk terus menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan.

“Kegiatan ini kami gelar sebagai bagian dari tanggung jawab menjaga kualitas almamater,” ujarnya.

Pelaksanaan AMI yang berlangsung di Ruang Rapat Institut ini turut dihadiri Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. Lina, M.Pd., Ketua Prodi PAI, Ahmad Dwi Nur Khalim, M.Pd., Ketua Prodi PGMI, M.Pd.I., serta sejumlah tenaga kependidikan.

Dalam AMI ini, LPM menugaskan dua auditor, yakni Muhammad Saifullah, M.A., dan Listiyowati, S.E., M.Pd., Akt., C.A., A.C.P.A., yang didampingi secara intensif oleh tim dari LPM.

Menurut LPM, tujuan utama AMI bukan hanya untuk memastikan mutu program studi tetap terjaga, tetapi juga untuk memperkuat tata kelola internal sekaligus mempersiapkan perguruan tinggi menghadapi mekanisme automasi akreditasi yang berbasis data PDDikti (Pangkalan Data Perguruan Tinggi). Beberapa aspek seperti jumlah mahasiswa, rasio dosen, dan capaian prestasi ditelaah dengan mengacu pada indikator automasi sehingga setiap temuan dapat segera ditindaklanjuti dengan solusi yang tepat.

Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. Lina, M.Pd., menegaskan bahwa selain menyesuaikan dengan indikator automasi, fakultas juga mengacu pada instrumen akreditasi LAMDIK (Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan) sebagai standar penilaian resmi, dengan target meraih predikat “Unggul” pada akreditasi mendatang.

“Selain menyesuaikan dengan indikator automasi, kami juga mengacu pada instrumen akreditasi LAMDIK (Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan) sebagai standar penilaian resmi, sekaligus menargetkan predikat Unggul pada akreditasi mendatang,” tegas Lina. [MAF].