Bantul, 06 April 2026—Sivitas akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Ilmu Al Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta menggelar muqaddaman (khataman Al-Qur’an) pada Senin (06/04/2026). Kegiatan yang dilangsungkan di Gedung Auditorium itu merupakan tradisi di lingkungan FEBI IIQ An Nur Yogyakarta yang dilaksanakan setiap pembukaan semester baru. Muqaddaman kali ini digelar untuk menandai dimulainya semester genap tahun akademik 2025/2026.
Muqaddaman tersebut juga bertepatan dengan momentum Syawalan, saat seluruh sivitas akademika IIQ An Nur Yogyakarta kembali aktif setelah menjalani libur Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H. Sebelum acara inti dimulai, terlebih dahulu dilaksanakan pembacaan Ikrar Syawalan yang berisi ucapan minal aidzin wal faizin, permohonan maaf, pemberian maaf, doa, serta harapan.
Ikrar Syawalan dibacakan oleh Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FEBI IIQ An Nur Yogyakarta, Putra Amaliansyah, dan diterima oleh Dekan FEBI IIQ An Nur Yogyakarta, M. Arif Kurniawan, S.H.I., M.E.I., yang sekaligus menyampaikan sambutan.
“Saya mewakili para dosen dan pengelola FEBI mengucapkan minal aidzin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin atas segala kesalahan dan khilaf kami,” ujar Arif.
Dalam sambutannya, ia juga menyampaikan rasa syukur setelah melewati masa libur sehingga seluruh sivitas akademika dapat kembali ke kampus dalam keadaan sehat dengan jiwa dan pikiran yang segar. Ia berharap momentum fitri ini dapat menjadi awal untuk memperbarui semangat akademik dalam menyongsong semester genap tahun akademik 2025/2026.
“Dengan muqaddaman ini, kita memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar diberi kesehatan lahir dan batin, kemudahan, serta kelancaran dalam mengarungi semester genap tahun akademik 2025/2026,” tambahnya.
Secara simbolis, Arif kemudian membuka perkuliahan semester genap tahun akademik 2025/2026 dengan pembacaan basmalah. Selanjutnya, ia mengingatkan seluruh mahasiswa untuk segera memvalidasi Kartu Rencana Studi (KRS) melalui Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) serta menyelesaikan berbagai urusan administrasi yang masih tertunda.
“Setelah muqaddaman, akan dilaksanakan sarasehan untuk memberikan pengarahan terkait kegiatan akademik pada semester genap. Silakan forum ini dimanfaatkan agar kita dapat menjalani perkuliahan dengan baik,” tandasnya.
Muqaddaman dipimpin oleh H. Mohamad Faozi, Lc., M.H., salah seorang hafizh al-Qur’an sekaligus dosen senior di lingkungan FEBI. Ia juga memimpin doa penutup dalam kegiatan tersebut. [MAF].