- Sekitar 100 mahasiswa mengikuti pembekalan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) sebelum diterjunkan ke sekolah dan madrasah mulai 27 Juli 2026.
- Mahasiswa diwajibkan menyusun laporan PLP dan menghasilkan artikel ilmiah berbasis pengalaman praktik di lapangan.
Bantul, NUR.ac.id—Fakultas Tarbiyah Institut Ilmu Al Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta menggelar pembekalan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Tahun 2026 di Auditorium IIQ An Nur Yogyakarta, Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 100 mahasiswa praktikan yang akan melaksanakan praktik di berbagai sekolah dan madrasah.
Para peserta dibagi ke dalam 11 kelompok sebagai persiapan penempatan di lokasi praktik. Pembekalan ini menjadi tahapan awal untuk memberikan pemahaman mengenai etika profesi, mekanisme pelaksanaan PLP, penyusunan laporan, hingga publikasi ilmiah sebagai luaran kegiatan.
Wakil Rektor I IIQ An Nur Yogyakarta, Dr. Lina, M.Pd., mengingatkan mahasiswa agar menjaga nama baik institusi selama menjalankan praktik di sekolah maupun madrasah.
“Kalian ketika berada di tempat praktik PLP membawa nama IIQ An Nur Yogyakarta dan Pondok Pesantren An Nur. Masyarakat sudah sangat mengenal kedua lembaga ini. Karena itu, jagalah etika dan sikap profesional selama berada di lokasi praktik,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Tarbiyah IIQ An Nur Yogyakarta, Dr. Muh. Subhan Ashari, Lc., M.Pd., mengatakan bahwa pelaksanaan PLP tahun ini menghadirkan sejumlah pembaruan, terutama pada sistem pelaporan yang lebih sederhana dan terintegrasi dengan publikasi ilmiah.
Menurutnya, selain ditargetkan menyelesaikan laporan PLP, mahasiswa juga dituntut menghasilkan artikel ilmiah berdasarkan pengalaman serta data yang diperoleh selama praktik di sekolah atau madrasah.
“PLP tahun ini kami desain agar mempermudah penyusunan laporan sekaligus mendorong mahasiswa menghasilkan artikel jurnal berdasarkan data yang diperoleh selama praktik di sekolah atau madrasah masing-masing,” katanya.
Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Maghfur MR, M.Ag., mengajak mahasiswa memaknai profesi guru sebagai bentuk pengabdian yang berfokus pada penyampaian materi pembelajaran serta pembentukan karakter peserta didik.
“Mengajar adalah mendengar anak yang tak pernah didengar. Mengajar adalah menguatkan mereka yang hampir menyerah. Mengajar adalah menyalakan harapan, bahkan ketika dirimu sendiri sedang belajar menemukan cahaya,” tuturnya.
Pada sesi berikutnya, Ahmad Shofiyudin Ichsan, M.A., M.Pd., memperkenalkan template artikel ilmiah yang akan digunakan mahasiswa sebagai panduan penulisan hasil PLP. Menurutnya, format tersebut disusun agar mahasiswa lebih mudah mengembangkan laporan praktik menjadi artikel yang layak dipublikasikan.
“Template jurnal ini kami siapkan agar karya tulis kalian lebih mudah disusun dalam format ilmiah. Dengan menulis artikel, daya kritis akan terus berkembang. Targetnya, hasil PLP menjadi laporan yang terdokumentasi secara nasional melalui publikasi di berbagai jurnal,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, Sekretaris Fakultas Tarbiyah, Mujawazah, M.Pd., memimpin pembagian kelompok sekaligus penempatan mahasiswa sesuai lokasi praktik. Proses tersebut berlangsung tertib dan disambut antusias oleh para peserta.
Pelaksanaan PLP Fakultas Tarbiyah IIQ An Nur Yogyakarta dijadwalkan berlangsung pada 27 Juli hingga 18 September 2026. Setelah menyelesaikan praktik lapangan, mahasiswa diwajibkan menyerahkan laporan PLP dan draf artikel ilmiah pada 16 Oktober 2026, mengikuti ujian responsi pada 26–28 Oktober 2026, serta mengumpulkan artikel yang telah terbit atau memperoleh Letter of Acceptance (LoA) paling lambat 23 Desember 2026. [Hendra].