• Safirna Raihana Yakin menjadi salah satu peraih IPK tertinggi di IIQ An Nur Yogyakarta pada Wisuda Sarjana ke-18 setelah menjalani proses belajar selama empat tahun.
• Safirna menyebut doa dan dukungan orang tua serta keseriusan belajar menjadi kunci pencapaiannya, dan berharap IIQ An Nur Yogyakarta terus melahirkan lulusan berprestasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
BANTUL, NUR.ac.id – Safirna Raihana Yakin tak menyangka dirinya meraih predikat wisudawati dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi di Fakultas Ushuluddin IIQ An Nur Yogyakarta pada Wisuda Sarjana ke-18.
Penghargaan tersebut diterimanya dalam Wisuda Sarjana ke-18 dan Harlah ke-24 IIQ An Nur Yogyakarta Tahun Akademik 2025/2026 di halaman kampus IIQ An Nur, Sabtu (12/9/2026).
Safirna menyebut capaian itu merupakan hasil dari proses belajar selama empat tahun yang didukung doa keluarga, orang-orang terdekat, serta keseriusan dalam menjalani perkuliahan.
Ia mengaku sempat tidak percaya ketika mengetahui dirinya menjadi peraih IPK tertinggi di Fakultas Ushuluddin.
“Sangat bersyukur karena itu termasuk salah satu impian saya, yaitu menjadi mahasiswi berprestasi. Tapi saya juga tidak menyangka bisa terpilih menjadi wisudawati dengan IPK tertinggi, karena Fakultas Ushuluddin mahasiswanya sangat ambis dan rajin. Tapi semua itu atas kehendak-Nya dan alhamdulillah saya bisa meraih itu,” ungkap Safirna.
Menurutnya, prestasi akademik tidak terlepas dari peran orang tua. Doa keluarga dan dukungan orang-orang terdekat menjadi kekuatan yang ia imbangi dengan kesungguhan belajar selama menjalani perkuliahan.
“Saya kira ini adalah buah dari doa orang tua saya yang kemudian diimbangi dengan keseriusan saya dalam belajar selama empat tahun di kelas,” paparnya.
Bagi Safirna, doa, dukungan keluarga, dan usaha merupakan tiga hal yang saling melengkapi. Doa menjadi kekuatan spiritual, dukungan orang tua memberikan dorongan, sedangkan keseriusan belajar menjadi bagian yang harus ia jalankan secara konsisten.
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi bagian dari kemajuan IIQ An Nur Yogyakarta sekaligus mendorong kampus terus melahirkan lulusan yang berprestasi dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Saya berharap IIQ An Nur ke depan bisa lebih maju dan mencetak lulusan-lulusan yang berprestasi dan bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya.
Wisuda Sarjana ke-18 IIQ An Nur Yogyakarta turut mencatat sejumlah capaian khusus. Sebanyak 25 wisudawan dan wisudawati tercatat hafiz/hafizah 30 juz, sementara 11 di antaranya menguasai qiraah sab’ah. []