- Mahasiswa PLP IIQ An Nur Yogyakarta turut terlibat dalam pelaksanaan tadarus Al-Qur’an pagi di SMK Negeri 1 Bantul sebagai bagian dari pembiasaan keagamaan sebelum kegiatan pembelajaran.
- Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan kompetensi kependidikan sekaligus mendukung pembentukan karakter religius, disiplin, dan berakhlak peserta didik.
BANTUL, NUR.ac.id—Mahasiswa Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) Institut Ilmu Al Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta turut mendampingi kegiatan tadarus Al-Qur’an pagi di SMK Negeri 1 Bantul. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) sebagai bagian dari pembiasaan keagamaan di lingkungan sekolah.
Tadarus diikuti guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik beragama Islam. Kegiatan berlangsung di ruang kelas masing-masing dengan pendampingan guru mata pelajaran pada jam pertama. Pembacaan Al-Qur’an secara bersama-sama tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana yang religius sebelum pembelajaran dimulai.
| BACA JUGA: Delapan Mahasiswa IIQ An Nur Yogyakarta Mulai PLP di MTs TQ El Muna-Q Fakultas Tarbiyah IIQ An Nur Yogyakarta Bekali Mahasiswa Jelang PLP 2026 |
Tadarus dilaksanakan setiap Senin apabila tidak terdapat upacara bendera, serta pada Rabu, Kamis, dan Jumat. Kegiatan berlangsung sekitar pukul 07.00–07.15 WIB dan kemudian dilanjutkan dengan doa sebelum pembelajaran.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa PLP IIQ An Nur Yogyakarta mendapat kesempatan memimpin pembacaan Al-Qur’an secara bergiliran dari ruang baca Al-Qur’an. Bacaan kemudian disiarkan melalui pengeras suara agar dapat diikuti peserta didik di masing-masing kelas.
Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengalaman mereka selama menjalani praktik kependidikan di sekolah. Tidak hanya mendampingi kegiatan keagamaan, mahasiswa juga berkesempatan mengembangkan kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi dengan peserta didik.
Pengalaman tersebut sekaligus melatih kedisiplinan, tanggung jawab, dan keteladanan mahasiswa sebagai calon pendidik. Kompetensi yang diperoleh selama perkuliahan juga dapat diterapkan dalam kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan karakter dan penguatan nilai-nilai keislaman. []