Mahasiswa FEBI IIQ An Nur Yogyakarta Pelajari Studi Kelayakan Bisnis di Sentra Batik Giriloyo

WhatsApp Image 2026 07 16 at 16.08.39 - Mahasiswa FEBI IIQ An Nur Yogyakarta Pelajari Studi Kelayakan Bisnis di Sentra Batik Giriloyo
  • Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah FEBI IIQ An Nur Yogyakarta melaksanakan kuliah lapangan di Sentra Batik Giriloyo untuk mengkaji penerapan studi kelayakan bisnis secara langsung.
  • Melalui observasi dan wawancara dengan pelaku usaha batik, mahasiswa mempelajari aspek pasar, manajemen, keuangan, operasional, hingga penerapan prinsip bisnis syariah sebagai bagian dari pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE).

BANTUL, NUR.ac.id—Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Ilmu Al Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta melaksanakan kuliah lapangan Mata Kuliah Studi Kelayakan Bisnis di Sentra Batik Giriloyo, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, Senin (13/07/2026).

Kegiatan yang diikuti mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah itu merupakan bagian dari pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar melalui observasi dan analisis langsung terhadap praktik dunia usaha.

Rombongan yang dipimpin dosen pengampu Puji Solikhah, M.M. bersama 16 mahasiswa diterima oleh Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Wukirsari, Jazir Hamid. Dalam sambutannya, Jazir menyampaikan terima kasih atas kunjungan akademik tersebut sekaligus memperkenalkan perkembangan Desa Wisata Wukirsari sebagai destinasi wisata berbasis budaya yang mengangkat Batik Giriloyo sebagai warisan budaya sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

“Mahasiswa itu adalah calon pemimpin masa depan. Maka, penting bagi mahasiswa untuk mengetahui bagaimana industri budaya bergerak. Kelak, kalianlah yang akan menggantikan kami mempertahankan dan mengembangkan model bisnis budaya semacam ini di daerah kalian masing-masing,” ucap Jazir.

BACA JUGA:

Outing Class Filsafat Ilmu PAI IIQ An Nur Yogyakarta Tumbuhkan Semangat Belajar dan Imajinasi Pendidikan
Fakultas Tarbiyah IIQ An Nur Yogyakarta Bekali Mahasiswa Jelang PLP 2026
Mahasiswa Kewirausahaan Asuhan KH. Heri Kuswanto Jalani Kuliah Praktik di Pondok Pesantren Lintang Songo

Jazir lalu menjelaskan sejarah Batik Giriloyo, proses produksi batik tulis, pengelolaan kelompok perajin, strategi pemasaran, hingga tantangan yang dihadapi dalam menjaga keberlanjutan usaha di tengah persaingan industri kreatif yang kian ketat. Mahasiswa juga memperoleh gambaran mengenai pengembangan desa wisata yang mengintegrasikan pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ekonomi lokal.

WhatsApp Image 2026 07 16 at 16.08.38 1 - Mahasiswa FEBI IIQ An Nur Yogyakarta Pelajari Studi Kelayakan Bisnis di Sentra Batik Giriloyo

Selanjutnya, mahasiswa melakukan observasi langsung ke sentra produksi batik dan berdialog dengan para perajin. Kegiatan tersebut difokuskan pada pengumpulan data melalui wawancara dan pengamatan terhadap berbagai aspek studi kelayakan bisnis, meliputi aspek pasar dan pemasaran, operasional, manajemen, keuangan, hukum, lingkungan, serta penerapan prinsip-prinsip bisnis syariah dalam pengelolaan usaha.

Puji Solikhah mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan agar mahasiswa mampu menghubungkan teori yang dipelajari di kelas dengan kondisi nyata di lapangan.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi potensi, peluang, dan tantangan yang dihadapi pelaku UMKM, sekaligus menyusun analisis kelayakan bisnis berdasarkan kondisi nyata di lapangan,” ujar Puji.

Menurutnya, pengalaman lapangan menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan analitis, pemecahan masalah, serta menyusun rekomendasi strategis bagi pengembangan usaha.

“Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam mengembangkan kemampuan analitis, pemecahan masalah, serta penyusunan rekomendasi strategis bagi pengembangan usaha,” katanya.

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai penanda terjalinnya kerja sama akademik antara FEBI IIQ An Nur Yogyakarta dan Pokdarwis Desa Wisata Wukirsari.

“Saya pribadi berharap kegiatan kuliah lapangan ini terus berkembang ke depannya melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang mendukung pengembangan UMKM, pelestarian budaya, serta pemberdayaan ekonomi lokal,” tandas Puji. [MAF].