- IIQ An Nur Yogyakarta resmi membuka penerimaan mahasiswa baru (PMB) tahun akademik 2027/2028 melalui prosesi peluncuran yang diawali mujahadah dan doa bersama.
- Panitia admisi menargetkan penerimaan minimal 250 mahasiswa baru dengan mengedepankan kebersamaan, kolaborasi, dan profesionalisme seluruh pihak.
BANTUL, NUR.ac.id — Institut Ilmu Al Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta resmi meluncurkan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2027/2028. Launching PMB digelar di Auditorium IIQ An Nur Yogyakarta, Rabu (7/10/2026), dan dihadiri oleh seluruh unsur pimpinan, pengelola, serta tenaga kependidikan (tendik). Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan mujahadah yang dipimpin Ketua Yayasan Al Ma’had An Nur, KH. Muslim Nawawi.
Prosesi launching kemudian dilakukan Wakil Rektor II Bidang Administrasi, Keuangan, Kerja Sama, dan Sumber Daya IIQ An Nur Yogyakarta, Nindya Rachman Pranajati, M.Pd.
“Dengan membaca bismillahirrahmanirrahim, saya secara resmi melaunching penerimaan mahasiswa baru IIQ An Nur Yogyakarta tahun akademik 2027/2028,” ujar Nindi.
Setelah prosesi launching, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kelembagaan, Riset, dan Kemahasiswaan, Dr. Lina, M.Pd. Potongan tumpeng tersebut kemudian diserahkan kepada Ketua Admisi IIQ An Nur Yogyakarta, Ali Mustaqim, M.Pd.I.
Ali Mustaqim, dalam sambutannya, mengatakan bahwa kegiatan mujahadah dan doa bersama menjadi bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon kelancaran dalam proses penerimaan mahasiswa baru berjalan lancar dan mencapai target yang telah ditetapkan. Ali menambahkan, IIQ An Nur Yogyakarta menargetkan sedikitnya 250 mahasiswa baru pada tahun akademik 2027/2028.
“Target kita untuk PMB 2027/2028, minimal kita dapat 250 mahasiswa. Semoga harapan kita semua ini diijabah oleh Allah Swt.,” kata Ali.
Ali menilai, pencapaian target tersebut membutuhkan keterlibatan dan dukungan seluruh unsur di lingkungan IIQ An Nur Yogyakarta. Menurutnya, kebersamaan menjadi salah satu modal penting untuk membangun kerja kolaboratif dalam pelaksanaan PMB. Selain kebersamaan, lanjut Ali, profesionalisme juga diperlukan agar seluruh rangkaian penerimaan mahasiswa baru dapat berjalan secara optimal.
“Dengan semangat profesionalisme dan kebersamaan yang erat, dan dengan izin Allah Swt., serta barakah para masyayikh Pondok Pesantren An Nur Ngrukem, insya Allah kita qabul hajat,” tandas Ali. [PMB].