FEBI IIQ An Nur Yogyakarta dan LAZISNU DIY Kolaborasi Perkuat Literasi Keuangan Syariah Berbasis Masjid

Pengabdian Batch 2 1 768x432 1 - FEBI IIQ An Nur Yogyakarta dan LAZISNU DIY Kolaborasi Perkuat Literasi Keuangan Syariah Berbasis Masjid

Bantul, 17 November 2025Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Ilmu Al Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta kembali melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta (LAZISNU DIY). Kegiatan bertema “Literasi Keuangan Syariah Berbasis Masjid” ini digelar pada Ahad (16/11/2025) di Masjid Al-Mu’min, Jl. KH. Ali Maksum Janganan, Glugo, Kelurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul.

Kegiatan ini merupakan penyelenggaraan batch kedua setelah pelaksanaan batch pertama yang berlangsung pada Minggu (26/10/2025) di Masjid Sarimulyo, Selomartani, Kalasan. Pada batch pertama, pelatihan melibatkan para takmir, pemuda, dan masyarakat sekitar, serta memperoleh respons yang sangat positif sehingga mendorong keberlanjutan program.

Dalam sambutannya, Dekan FEBI IIQ An Nur Yogyakarta, Arif Kurniawan, S.H.I., M.E.I., mengatakan bahwa program pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman jamaah dan pengurus masjid mengenai pengelolaan keuangan syariah, manajemen dana umat, serta pemanfaatan instrumen ZISWAF (zakat, infak, sedekah, dan wakaf) untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.

“Melalui pendekatan berbasis masjid ini, materi yang diberikan diharapkan lebih kontekstual, mudah dipahami, dan dapat langsung dipraktikkan dalam kegiatan sehari-hari,” ujar arif.

Arif menambahkan bahwa keberlanjutan program ini menjadi wujud komitmen FEBI IIQ An Nur Yogyakarta bersama LAZISNU DIY dalam menghadirkan pengabdian masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan.

“Dengan memperkuat literasi keuangan syariah di lingkungan masjid, kita berharap muncul tata kelola keuangan yang lebih amanah, transparan, dan produktif demi kesejahteraan jamaah masjid,” jelasnya.

Ketua Takmir Masjid Al-Mu’min, Dedi Hermawan, turut mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini.

“Program seperti ini sangat kami butuhkan. Banyak takmir yang ingin berkhidmah, tetapi belum sepenuhnya memahami standar pengelolaan keuangan syariah yang baik. Lewat pelatihan ini, kami menjadi lebih percaya diri dalam menjaga amanah jamaah. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan masjid dapat semakin berperan sebagai pusat pemberdayaan umat,” ujarnya.

Pada batch kedua ini, tim dosen FEBI IIQ An Nur Yogyakarta bersama LAZISNU DIY menyampaikan materi yang lebih praktis dan aplikatif, meliputi pengelolaan keuangan masjid yang transparan dan akuntabel, optimalisasi ZISWAF untuk pemberdayaan umat, digitalisasi penghimpunan dana masjid, serta penguatan peran masjid sebagai pusat literasi keuangan syariah.

Dosen FEBI IIQ An Nur Yogyakarta yang menjadi narasumber antara lain Rarasati Mawftiq, S.Pd., M.Si.; Bani Idris Hidayanto, M.H.I.; dan H. Mohamad Faozi, Lc., M.H. Adapun narasumber perwakilan dari LAZISNU DIY adalah Edo Segara Gustanto, S.E., M.E. [EDO/MAF].