Bantul, 16 Juli 2025 —Guru yang baik tidak hanya dituntut profesional dalam mengajar, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi peserta didik dan masyarakat sekitarnya. Secara teoritis, profesionalisme guru memang ditentukan oleh sejauh mana ia menguasai, memahami, dan menginternalisasi teori-teori pendidikan. Namun, dalam praktiknya, kondisi di lapangan tidak selalu ideal untuk mengimplementasikan teori-teori tersebut.
“Profesionalisme mengajar dan sikap yang baik adalah dua hal penting yang harus dipegang oleh seorang guru. Upaya untuk menyampaikan materi sesuai kurikulum memang sangat penting, tetapi tak kalah pentingnya adalah sikap guru, seperti jujur, bertanggung jawab, disiplin, dan lainnya. Hal-hal inilah yang akan menjadi teladan bagi siswa-siswa mereka,” ujar Muhammad Zeni Rochmatullah Ilyas, S.Pd.I., M.Pd., Gr., guru di SMA Negeri 1 Kasihan, Bantul.
Zeni diundang sebagai narasumber dalam seminar bertajuk “Profesionalisme Mengajar dan Integritas Pribadi Guru” yang digelar di Auditorium IIQ An Nur Yogyakarta, Rabu (16/07/2025). Seminar ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Orientasi Mahasiswa PPL Fakultas Tarbiyah Tahun 2025, yang ditujukan bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) yang akan melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Tahun Ajaran 2024/2025.
Ketua Panitia PPL, Nindya Rachman Pranajati, M.Pd., berharap para peserta mengikuti seluruh rangkaian orientasi dengan sungguh-sungguh agar pelaksanaan PPL berjalan lancar sesuai arahan-arahan yang telah dibekalkan.
“Alhamdulillah, jumlah peserta PPL tahun ini merupakan yang terbanyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, yaitu mencapai 80 orang, dan direncanakan akan diterjunkan di 11 sekolah di Kabupaten Bantul. Harapannya, semoga PPL tahun ini juga menjadi yang paling sukses dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Nindya.
Ia juga mengingatkan peserta untuk memperhatikan berbagai hal teknis selama PPL, seperti penyusunan laporan, pembuatan luaran berupa video, pembagian kelompok, koordinasi dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta menjaga etika dan tata tertib.
Selain pemaparan dari Zeni, kegiatan orientasi juga menghadirkan tiga narasumber lain, yakni Muchamad Mufid, M.Pd., dengan materi “Output Program PPL: Penyusunan Laporan”, Hadi Muhtarom, M.Pd., dengan materi “Pembuatan Video”, dan Mujawazah, M.Pd., dengan materi “Etika dan Tata Tertib PPL”.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Tarbiyah IIQ An Nur Yogyakarta, Dr. Lina, M.Pd., mengingatkan mahasiswa untuk menjunjung tinggi nama baik almamater selama PPL berlangsung.
“Jaga etika. Tunjukkan akhlak terbaik bahwa kita berasal dari kampus berbasis al-Qur’an dan kepesantrenan. Ikuti aturan dan kebiasaan baik yang berlaku di sekolah. Yang paling utama, jaga kedisiplinan karena itu adalah fondasi dari berbagai nilai etis lainnya,” tegasnya. [MAF].