Bantul, 22 Mei 2025—Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) Institut Ilmu Al Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta menggelar debat kandidat Calon Presiden Mahasiswa dan Calon Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (DEMA-F) periode 2025–2026 pada Rabu (21/5/2025). Kegiatan yang berlangsung di lobi kampus ini merupakan salah satu rangkaian penting menuju Pemilihan Wakil Mahasiswa (Pemilwa) 2025. Debat mengangkat tema “Demokrasi Sehat Menuju Peradaban Hebat”.
Terdapat dua pasangan calon presiden dan wakil presiden mahasiswa (capresma-cawapresma) yang akan bersaing memperebutkan posisi tertinggi di organisasi mahasiswa tingkat institut, yaitu Izmul Fauzi–Ari Ramadhani (paslon nomor urut 1) dan Syifa N. Auzan–Abdul Rozzaq (paslon nomor urut 2).

Sementara itu, di tingkat fakultas, masing-masing DEMA-F turut mengajukan dua kandidat. Diah Ayu (nomor urut 1) dan Akmad Jajuli (nomor urut 2) bertarung memperebutkan kursi Ketua DEMA Fakultas Tarbiyah. Di Fakultas Ushuluddin, Imam Tunisi (nomor urut 1) dan Reinaldy (nomor urut 2) menjadi kandidat. Sedangkan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Putra Amaliansyah (nomor urut 1) bersaing dengan Syahrul Maulan (nomor urut 2).
KPUM menghadirkan panelis dari unsur pimpinan institut dan fakultas. Maghfur MR, M.Ag. menjadi panelis dari institut. Dari Fakultas Tarbiyah diwakili oleh Ali Mustaqim, M.Pd.I., Fakultas Ushuluddin oleh Muhammad Saifullah, M.A., dan dari FEBI oleh Edo Segara Gustanto, S.E., M.E.

Ketua KPUM, Labib Ingamul Aofa, membuka acara dengan membacakan tata tertib yang harus dipatuhi oleh seluruh peserta, panelis, dan audiens selama debat berlangsung. Ia juga menjelaskan pembagian sesi debat dan menekankan pentingnya menjaga suasana kondusif.
“Mari kita kawal debat ini agar berlangsung damai dan lancar. Tujuan utama bukan sekadar adu argumen atau meraih suara, tetapi sebagai langkah bersama menuju alaf baru IIQ An Nur yang sinergis dan kolaboratif, khususnya dalam pengembangan organisasi kemahasiswaan (ormawa),” ujarnya.
Dalam debat, setiap kandidat menyampaikan visi dan misi mereka. Panelis kemudian mengajukan pertanyaan secara acak dari kotak pertanyaan yang telah disiapkan panitia. Audiens pun diberi kesempatan untuk memberikan tanggapan atas perdebatan antar-kandidat.

Dikonfirmasi pada akhir acara, Presiden Mahasiswa IIQ An Nur Yogyakarta 2024–2025, Muhammad Ayub Abdullah, menyampaikan apresiasinya atas berlangsungnya debat yang aman dan tertib.
“Saya pribadi bersyukur karena debat kandidat hari ini berjalan sesuai harapan. Saya berharap suasana damai ini bisa terus dijaga hingga hari pencoblosan,” ungkapnya.
Pemungutan suara untuk Pemilwa 2025 dijadwalkan berlangsung pada Kamis (22/5/2025), dan penghitungan suara akan segera dilakukan setelahnya. Sementara, pelantikan para pemenang direncanakan pada 29 Mei 2025. [MAF].