- IIQ An Nur Yogyakarta menerapkan sistem manajerial terintegrasi yang memusatkan layanan administrasi dan akademik di tingkat institut.
- Perubahan struktur organisasi mendorong perumusan ulang tugas pokok dan fungsi (tupoksi) bagi 46 pengelola yang baru dilantik.
BANTUL, NUR.ac.id—Institut Ilmu Al Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta mulai menerapkan sistem manajerial baru yang terintegrasi di tingkat institut. Perubahan tersebut ditandai dengan pelantikan 46 pengelola masa bakti 2026–2029 yang akan mengampu tata kelola kelembagaan dengan struktur organisasi yang telah diperbarui.
Rektor IIQ An Nur Yogyakarta, Dr. A. Sihabul Millah, M.A., mengatakan bahwa sistem manajerial yang sebelumnya terfragmentasi di masing-masing fakultas, kini dipusatkan di tingkat institut. Seluruh urusan administrasi dan pelayanan akademik akan dikelola secara terintegrasi untuk meningkatkan efektivitas kerja antar-unit kerja.
“Hal ini diperlukan agar kinerja pengelola lebih komprehensif, kolaboratif, dan tidak lagi berjalan sektoral seperti sebelumnya,” ujar Sihab.
Penerapan sistem baru tersebut ditandai dengan pelantikan 46 pengelola IIQ An Nur Yogyakarta masa bakti 2026–2029 pada Rabu (3/6/2026) di Gedung Auditorium IIQ An Nur Yogyakarta.
Perubahan tata kelola ini berdampak pada hampir seluruh unit kerja di lingkungan institut. Struktur kepemimpinan yang sebelumnya terdiri atas tiga wakil rektor, kini disederhanakan menjadi dua, yakni Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kelembagaan, Riset, dan Kemahasiswaan, serta Wakil Rektor II Bidang Administrasi, Keuangan, Kerja Sama, dan Sumber Daya.
Selain itu, struktur administrasi juga mengalami perubahan. Jika sebelumnya hanya terdapat dua kepala subbagian, kini terdapat empat kepala bagian, yakni Kepala Bagian Kerja Sama dan Kehumasan; Kepala Bagian Akademik, Administrasi Umum, dan Kepegawaian; Kepala Bagian Keuangan, Aset, dan Sarana Prasarana; serta, Kepala Bagian Kemahasiswaan, Alumni, dan Publikasi.
Tidak hanya itu, tenaga administrasi yang sebelumnya berada di fakultas-fakultas, kini dipusatkan di tingkat institut dengan nomenklatur baru, yaitu Staf Administrasi Akademik. Ada pula penambahan satu staf, yaitu Staf Keuangan dan Kepegawaian, serta penggunaan nomenklatur baru untuk Staf Pelaksana Umum.
Sebagai konsekuensi dari perubahan tersebut, tugas pokok dan fungsi (tupoksi) seluruh pengelola perlu dirumuskan kembali agar selaras dengan sistem manajerial yang baru. Untuk itu, IIQ An Nur Yogyakarta menggelar rapat perumusan tupoksi dan deskripsi pekerjaan (job description) bagi seluruh pengelola pada Kamis (18/6/2026) di Gedung Rapat IIQ An Nur Yogyakarta.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakil Rektor II Bidang Administrasi, Keuangan, Kerja Sama, dan Sumber Daya, Nindya Rachman Pranajati, M.Pd.
“Sebagaimana telah tertera di undangan yang bapak dan ibu terima, hari ini kita akan merumuskan ulang tupoksi serta job description masing-masing pengelola sebagai upaya kita menjalankan sistem manajerial yang baru,” ujar Nindya.
Dalam sambutannya, rektor menegaskan bahwa perumusan tupoksi dan deskripsi pekerjaan menjadi landasan penting bagi para pengelola dalam menjalankan tugas. Kejelasan pembagian tugas diharapkan mampu mencegah tumpang tindih kewenangan sekaligus memberikan pemahaman mengenai tugas pokok, tugas tambahan, dan tugas penunjang pada masing-masing jabatan.
“Tentu, dalam sistem manajerial yang baru ini akan ada tambahan pekerjaan dan wilayah kerja baru yang mulai sejak sekarang dipersiapkan dengan baik,” katanya.
Proses perumusan tupoksi berlangsung dinamis. Diskusi yang semula ditargetkan selesai dalam waktu dua jam, akhirnya berlangsung hingga sekitar empat jam karena banyaknya masukan dan pertukaran gagasan dari para peserta rapat. Menurut para pengelola, penyusunan tupoksi dan deskripsi pekerjaan baru membutuhkan pembahasan yang mendalam, mengingat perubahan struktur organisasi yang cukup signifikan.
Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kelembagaan, Riset, dan Kemahasiswaan, Dr. Lina, M.Pd., berharap hasil perumusan tersebut dapat menjadi pijakan bagi pengembangan institusi pada masa mendatang.
“Masukan-masukan dari para pengelola dan tupoksi serta job description yang baru kita rumuskan ini semoga menjadi jalan bagi kita untuk menyemai asa baru bagi masa depan almamater tercinta kita ini,” ujar Lina. [MAF].