- Empat dosen IIQ An Nur Yogyakarta melanjutkan studi doktoral bidang Manajemen Pendidikan Islam di UNISDA sebagai tindak lanjut kerja sama kedua perguruan tinggi.
- Kerja sama yang diperbarui pada Agustus 2026 itu juga mencakup rencana KKN internasional, pertukaran mahasiswa KKN, dan penguatan kapasitas akademik.
BANTUL, NUR.ac.id—Institut Ilmu Al Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta mengirimkan empat dosen untuk melanjutkan studi doktoral di Universitas Islam Darul Ulum (UNISDA) Lamongan, Jawa Timur. Langkah ini menjadi salah satu bentuk implementasi kerja sama kedua perguruan tinggi yang telah terjalin sejak 2023.
Keempat dosen tersebut mulai melanjutkan studi pada Jumat (16/10/2026). Mereka adalah Nindya Rachman Pranajati, M.Pd., Ali Mustaqim, M.Pd.I., Hadi Muhtarom, M.Pd., dan Samsudin, M.Pd.I. Mereka sama-sama mengambil program doktor bidang Manajemen Pendidikan Islam (MPI).
Wakil Rektor II Bidang Administrasi, Keuangan, Kerja Sama, dan Sumber Daya IIQ An Nur Yogyakarta, Nindya Rachman Pranajati, M.Pd., mengatakan, pembaruan kerja sama dilakukan untuk mendorong pelaksanaan berbagai kesepakatan yang pada tahun-tahun sebelumnya belum terealisasi secara optimal.
“Pada periode kepemimpinan Pak Rektor [Dr. Ahmad Sihabul Millah, M.A., red.] yang kedua ini, kami memang bertekad memperbarui kerja sama dengan institusi-institusi yang telah lama menjalin kemitraan dengan kami, tetapi belum sampai pada tahap implementasi,” ujar Nindi.
Pembaruan kerja sama tersebut dilakukan melalui kunjungan pimpinan, ketua lembaga, dan sejumlah pihak terkait dari IIQ An Nur Yogyakarta ke UNISDA pada Senin (31/8/2026). Dalam kunjungan itu, kedua institusi menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) yang mencakup kerja sama di bidang akademik dan pengabdian kepada masyarakat.
Program-program yang direncanakan dalam kerja sama tersebut meliputi kuliah kerja nyata (KKN) internasional di negara-negara Asia Tenggara, pertukaran mahasiswa dalam program KKN, serta peningkatan kualifikasi akademik dosen melalui studi doktoral di UNISDA.
Rektor IIQ An Nur Yogyakarta, Dr. Ahmad Sihabul Millah, M.A., mengapresiasi langkah empat dosen yang melanjutkan studi doktoral. Menurutnya, peningkatan kualifikasi akademik dosen merupakan bagian dari upaya memperkuat mutu pendidikan dan kapasitas kelembagaan perguruan tinggi.
“Selamat kepada para dosen yang melanjutkan studi doktoral. Semoga langkah ini menjadi dorongan bagi peningkatan mutu dan keunggulan institusi kita,” kata Sihab.
Selain empat dosen yang melanjutkan studi di UNISDA Lamongan, tiga dosen IIQ An Nur Yogyakarta lainnya juga tercatat menempuh pendidikan doktoral pada 2026, baik di dalam maupun di luar negeri. Muhammad Saifullah, M.A. melanjutkan studi doktoral bidang Antropologi di Universitas Tübingen, Jerman. Sementara itu, Muhammad Arif Kurniawan, S.H.I., M.E.I. menempuh Program Doktor Filantropi, Kebencanaan, dan Pembangunan Berkelanjutan di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta. Adapun Listyowati, S.E., M.Pd., Akt., C.A. melanjutkan studi pada Program Doktor Akuntansi di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). [MAF].