Bantul, 6 Maret 2026—Jajaran dosen dan pengelola Institut Ilmu Al Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta berkumpul di Gedung Auditorium pada Jumat (06/03/2026). Pertemuan tersebut diadakan dalam rangka acara buka bersama (bukber) dosen dan pengelola yang bertepatan dengan malam Nuzulul Qur’an Ramadan 1447 H. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk penyampaian informasi terkait penetapan dosen pengampu mata kuliah pada Semester Genap Tahun Akademik 2025–2026.
“Alhamdulillah kita dapat berkumpul di ruangan yang penuh berkah ini dalam keadaan sehat walafiat dalam rangka buka bersama keluarga besar IIQ An Nur Yogyakarta, sekaligus rapat penetapan dosen pengampu mata kuliah semester genap,” ujar Rektor IIQ An Nur Yogyakarta, Dr. A. Sihabul Millah, M.A., dalam sambutannya.
Selanjutnya, pengarahan disampaikan oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. H. Munjahid, M.Ag. Dalam kesempatan tersebut, ia mengumumkan bahwa libur Idul Fitri 1447 H dimulai pada 19 Maret 2026 dan aktivitas perkuliahan kembali dilaksanakan pada 4 April 2026.
Sebelum pengarahan disampaikan, setiap dosen menerima salinan jadwal mata kuliah beserta jumlah SKS (Sistem Kredit Semester) yang akan diampu pada Semester Genap Tahun Akademik 2025–2026. Munjahid menjelaskan bahwa penyusunan jadwal tersebut melalui proses yang panjang dan cukup kompleks.
Ia menerangkan bahwa ketua program studi (kaprodi) terlebih dahulu menyusun jadwal mata kuliah beserta pembagian SKS bagi masing-masing dosen. Jadwal tersebut kemudian diajukan kepada dekan untuk diselaraskan dengan jadwal dari program studi lainnya. Setelah proses penyelarasan di tingkat fakultas selesai, jadwal tersebut disampaikan kepada Wakil Rektor I untuk dibahas kembali bersama para dekan dan seluruh kaprodi agar distribusi jadwal dan SKS dapat proporsional.
“Pembagian jadwal mata kuliah serta distribusi SKS tiap dosen memang berbeda-beda, tetapi kami berupaya agar semuanya tetap adil karena prosesnya telah kami godok cukup lama. Jika ada dosen yang mendapatkan SKS lebih banyak, hal itu mempertimbangkan keahlian serta jabatan akademik masing-masing,” jelas Munjahid.
Sementara itu, Wakil Rektor II Bidang Administrasi dan Kepegawaian, Drs. H. Atmaturida, M.Pd., memberikan pengarahan mengenai kesiapan kelas, perangkat akademik, serta berbagai perlengkapan yang diperlukan dalam perkuliahan. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi agar seluruh kebutuhan akademik telah siap ketika Semester Genap dimulai pada 6 April 2026.
Atmaturida juga mengajak para dosen untuk turut memperkenalkan IIQ An Nur Yogyakarta kepada masyarakat selama masa libur. Promosi dapat dilakukan melalui berbagai kesempatan, seperti saat pengajian, mengisi takjil, kultum tarawih, media sosial, maupun percakapan sehari-hari.
“Kami berharap bapak dan ibu dapat membawa brosur almamater kita. Jika ada masyarakat yang tertarik untuk mengetahui informasi tentang kampus kita, mereka bisa langsung mendapatkan informasi tersebut,” tutur Atmaturida.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. H. Khoirun Niat, M.A., menambahkan bahwa para dosen juga diharapkan dapat memperkenalkan Rumah Tahfidz Al-Barokah, asrama tahfidz binaan IIQ An Nur Yogyakarta. Untuk dapat tinggal di asrama tersebut, calon peserta terlebih dahulu harus menjadi mahasiswa IIQ An Nur Yogyakarta.
Rumah Tahfidz Al-Barokah, lanjut Niat, memiliki metode khusus yang dirancang untuk membantu mahasiswa menghafalkan al-Qur’an secara lebih cepat.
“Di samping itu, saya juga berharap program beasiswa tahfidz bagi calon mahasiswa baru dapat diaktifkan kembali. Sebelumnya, memang sudah ada wacana untuk mengaktifkannya kembali. Semoga wacana tersebut dapat segera terwujud,” ujar Niat. [MAF].