Kaprodi PGMI IIQ An Nur Yogyakarta Raih Penghargaan Dosen Teladan Nasional 2026

Foto untuk Berita Website 1 - Kaprodi PGMI IIQ An Nur Yogyakarta Raih Penghargaan Dosen Teladan Nasional 2026
  • Ahmad Shofiyuddin Ichsan, M.A., M.Pd. meraih penghargaan nasional selama tiga tahun berturut-turut dalam ajang PD-PGMI Indonesia Award 2026 di Malang.

MALANG, NUR.ac.id—Ketua Program Studi (Kaprodi) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah Institut Ilmu Al Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta, Ahmad Shofiyuddin Ichsan, M.A., M.Pd., kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Ia berhasil meraih penghargaan dalam kategori “Dosen Teladan Reviewer Jurnal”. Prestasi ini diumumkan dalam ajang bergengsi PGMI Indonesia Award 2026 di Universitas Islam Malang (UNISMA), Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (27/6/2026).

Acara ini merupakan rangkaian penutup dari Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-12 Perkumpulan Dosen Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PD-PGMI) Indonesia yang digelar sejak Kamis (25/6/2026). Ajang tahunan ini dihadiri oleh perwakilan dari ratusan perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

BACA JUGA:

Dosen IIQ An Nur Yogyakarta Raih Penghargaan Nasional di Ajang Mukernas PD-PGMI Indonesia 2025
Dosen IIQ An Nur Yogyakarta Sabet Dua Prestasi Tingkat Nasional

Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir (2024, 2025, dan 2026), Shofiyuddin secara konsisten membawa pulang penghargaan berskala nasional tersebut. Berbeda dengan dua tahun sebelumnya (2024 dan 2025) saat ia menyabet penghargaan “Dosen Teladan Publikasi Ilmiah”, pada tahun 2026 ini ia sukses menduduki peringkat ketiga nasional untuk kategori “Dosen Teladan Reviewer Jurnal”. Penghargaan secara simbolis diserahkan oleh Sekretaris Umum PD-PGMI Indonesia, Dr. Ahwy Oktradiksa, M.Pd.I.

Menanggapi capaian ini, Shofiyuddin menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa dosen-dosen di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) memiliki daya saing yang kuat di tingkat nasional.

“Ini sebagai bukti bahwa dosen swasta bisa bersaing dengan dosen-dosen perguruan tinggi negeri di tingkat nasional. Artinya, siapa pun bisa meraih prestasi jika apa yang dijalaninya ditekuni secara serius, disiplin, kontinu, dan terus memperbaiki kualitas. Gusti Allah ora sare (Allah Swt. tidak tidur), alam selalu menampakkan hasil jika prosesnya dijalani dengan baik,” ujarnya. [].