- FEBI IIQ An Nur Yogyakarta menjajaki kerja sama strategis dengan BWI Perwakilan DIY dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan pengembangan wakaf.
- FEBI IIQ An Nur merencanakan program PKL/magang mahasiswa di BWI Perwakilan DIY mulai Agustus 2026 untuk memperkuat kompetensi di bidang perwakafan.
YOGYAKARTA, NUR.ac.id—Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Ilmu Al Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta melakukan audiensi dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai langkah awal menjajaki kerja sama dalam pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta program magang mahasiswa di bidang perwakafan.
Audiensi yang berlangsung di Kantor Perwakilan BWI DIY tersebut diterima langsung oleh Ketua BWI Perwakilan DIY, H. Misbahruddin, S.Ag., M.M. Delegasi FEBI IIQ An Nur terdiri atas Ketua Program Studi Ekonomi Syariah Puji Solikhah, M.M., Ketua Program Studi Perbankan Syariah Edo Segara Gustanto, M.E., Sekretaris FEBI IIQ An Nur Listiyowati, M.Akt., serta Sekretaris PKL FEBI 2026 Rarasati Mawftiq, M.Si.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kolaborasi strategis untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengembangan ekosistem wakaf di Indonesia. Pembahasan meliputi penguatan literasi wakaf, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, riset bersama, hingga pelaksanaan Program Praktik Kerja Lapangan (PKL)/Magang mahasiswa FEBI IIQ An Nur yang direncanakan mulai berlangsung pada Agustus 2026 di BWI Perwakilan DIY.
Ketua Prodi Perbankan Syariah FEBI IIQ An Nur, Edo Segara Gustanto, M.E., mengatakan bahwa program magang di BWI diharapkan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktis dalam pengelolaan wakaf.
“Melalui program magang di BWI, mahasiswa akan memperoleh pengalaman langsung mengenai tata kelola wakaf, mulai dari aspek regulasi, administrasi, pengembangan wakaf produktif, hingga edukasi dan pendampingan masyarakat. Pengalaman tersebut diharapkan mampu memperkuat kompetensi lulusan agar lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja dan berkontribusi dalam pengembangan ekonomi syariah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BWI Perwakilan DIY, H. Misbahruddin, S.Ag., M.M., menyambut baik inisiatif kerja sama yang dibangun oleh FEBI IIQ An Nur.
“Kami menyambut baik rencana kerja sama ini. BWI DIY terbuka untuk menjadi mitra strategis perguruan tinggi, baik dalam menerima mahasiswa PKL atau magang, pelaksanaan penelitian, seminar, pelatihan, maupun kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berkaitan dengan pengembangan wakaf,” katanya.
Selain program PKL/magang, kedua lembaga juga menjajaki kerja sama dalam penyelenggaraan seminar dan pelatihan perwakafan, penelitian mengenai wakaf produktif, pengembangan kurikulum ekonomi dan bisnis Islam berbasis wakaf, serta pendampingan pengelolaan aset wakaf bagi masyarakat dan lembaga keagamaan.
Melalui audiensi ini, FEBI IIQ An Nur dan BWI Perwakilan DIY berharap dapat segera merealisasikan kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan implementasi berbagai program kolaboratif. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus mendukung pengembangan wakaf yang profesional, produktif, dan berdampak bagi kesejahteraan umat, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta. []