- IIQ An Nur Yogyakarta dan MTs Al Ma’had An Nur menandatangani 15 kesepakatan kerja sama untuk memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan literasi.
- Kerja sama tersebut diarahkan pada implementasi nyata, antara lain melalui pengembangan kelas sains, PPL, seminar, pendampingan penelitian dan karya tulis ilmiah, penelitian bersama, serta pertukaran narasumber dan tenaga ahli.
BANTUL, NUR.ac.id—Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta menjalin kerja sama dengan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Ma’had An Nur melalui penandatanganan 15 kesepakatan kerja sama. Kegiatan tersebut berlangsung di Meeting Room MTs Al Ma’had An Nur, Kamis (27/8/2026).
Penandatanganan kerja sama dihadiri Rektor IIQ An Nur Yogyakarta Dr. Ahmad Sihabul Millah, M.A., Sekretaris Lembaga Penelitian, Pengabdian, dan Publikasi (LP3M) Bani Idris Hidayanto, M.H., serta Kepala Bagian Kerja Sama dan Kehumasan Braham Maya Baratullah, M.S.I. Sementara dari MTs Al Ma’had An Nur hadir Kepala Madrasah Muhammad Sabiq Abqorie, M.Pd., Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas Drs. H. Musthofa, Kepala Tata Usaha Muhammad Jawari, S.Pd.I., dan sejumlah guru.
Dalam sambutannya, Kepala MTs Al Ma’had An Nur Muhammad Sabiq Abqorie mengatakan bahwa penandatanganan kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya. Pertemuan pertama dilakukan untuk bermusyawarah sekaligus menyusun draf kerja sama, sedangkan pertemuan kali ini menjadi momentum untuk meresmikan kesepakatan kedua lembaga.
“Kerja sama ini, saya pikir, manfaatnya bukan hanya akan dirasakan oleh MTs dan IIQ An Nur semata-mata, tetapi juga akan dirasakan oleh Yayasan Al Ma’had An Nur, mengingat dua institusi ini bernaung di bawah yayasan yang sama,” ujar Sabiq.
Senada dengan hal tersebut, Rektor IIQ An Nur Yogyakarta Dr. Ahmad Sihabul Millah menyebut kerja sama ini memiliki makna penting bagi IIQ An Nur Yogyakarta. Menurutnya, selama ini IIQ An Nur Yogyakarta masih jarang menjalin kerja sama secara khusus dengan lembaga-lembaga internal yang berada di bawah naungan Yayasan Al Ma’had An Nur.
“Kerja sama ini tidak sekadar formalitas belaka, tetapi betul-betul akan diimplementasikan secara nyata. Hal ini tergambar dari 15 poin yang telah kita sepakati bersama. Semoga kerja sama ini menjadi wasilah bagi IIQ An Nur dan MTs untuk saling memperkuat satu sama lain,” ujar Shihab.
Adapun 15 poin kerja sama yang disepakati mencakup sejumlah bidang. Di antaranya pengembangan kelas sains, pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), penyelenggaraan seminar, pendampingan penelitian dan karya tulis ilmiah, penelitian bersama, kolaborasi pengabdian kepada masyarakat, pendampingan program penguatan literasi, serta pertukaran narasumber, tenaga ahli, dan praktisi. [MAF].