IIQ An Nur Yogyakarta Perkuat Kiprah Global Lewat Partisipasi di UAICIET 2025

UAICIET 2025 Klinik Jurnal 768x432 1 - IIQ An Nur Yogyakarta Perkuat Kiprah Global Lewat Partisipasi di UAICIET 2025

Bantul, 23 Oktober 2025—Edo Segara Gustanto, SE., ME., dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Ilmu Al Qur’an (IIQ) Yogyakarta, mengambil bagian dalam ajang ilmiah Ulil Albab International Conference on Islam, Environment, and Technologies (UAICIET) 2025. Kegiatan ini dihelat oleh Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta pada 22–23 Oktober 2025 dan berlokasi di Auditorium Wahid Hasyim, lantai 5 FIAI UII.

Forum akademik tingkat internasional tersebut mengangkat tema “Islam, Environment, and Artificial Intelligence: The Role of Islamic Studies in Achieving Ecological and Social Justice.” Tema ini mempertemukan berbagai pemikir, peneliti, dan pakar dari dalam maupun luar negeri yang berfokus pada kajian Islam, teknologi, serta isu lingkungan.

BACA JUGA:

IIQ An Nur Yogyakarta Utus 12 Mahasiswa Ikuti Seminar Internasional di INISNU Temanggung
Universitas Az-Zaituna Tunisia Gandeng IIQ An Nur Yogyakarta dalam Kerja Sama Internasional
Perkuat Riset dan Publikasi, Dua Dosen PGMI IIQ An Nur Menjadi Pemakalah di Konferensi Internasional
Dekan FEBI IIQ An Nur menjadi Presenter dalam Forum Internasional MIICEMA X ECOBESTHA 2023

Acara dibuka dengan sambutan sekaligus keynote speech oleh Rektor UII, Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D. Selain itu, sejumlah tokoh akademik internasional turut hadir sebagai pembicara, termasuk Prof. Ibrahim Ozdemir (Vice President for Academic Affairs, American Islamic College, Chicago, Amerika Serikat), Dr. Asmuni, M.A. (Dekan FIAI UII), Dr. Joseph Lumbard (Associate Professor of Quranic Studies, HBKU, Qatar), dan Dr. Mohd Nor Adli bin Osman (School of Humanities, Universiti Sains Malaysia).

Sepanjang konferensi, beragam topik mutakhir dibahas, mulai dari perkembangan digital dalam kajian keislaman, pembaruan di bidang ekonomi syariah dan fintech, dinamika otoritas keagamaan di era internet, hingga penggunaan teknologi kecerdasan buatan dalam pendidikan dan isu-isu keadilan ekologis.

Dalam kesempatan tersebut, Edo mempresentasikan makalah berjudul “Optimizing Zakat Crowdfunding for Poverty Alleviation: A Case Study Of LAZISNU DIY.” Saat ditemui seusai pemaparan, ia menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam konferensi internasional ini memiliki arti penting bagi IIQ An Nur Yogyakarta. Menurutnya, ajang ini membuka peluang besar untuk memperkuat kolaborasi riset dan memperluas jejaring akademik.

“Kerja sama yang terbangun melalui forum ini juga menjadi modal penting dalam mendorong publikasi pada jurnal-jurnal bereputasi, seperti Millah: Journal of Religious Studies (Scopus), Journal of Islamic Economics Lariba (Sinta 2), Indonesian Journal of Interdisciplinary Islamic Studies, UNISIA: Journal of Social Sciences and Humanities, dan berbagai jurnal lainnya yang bekerja sama dengan UAICIET,” ujar Edo. [MAF].