Perkuat Kualitas Jurnal, Fakultas Tarbiyah IIQ An Nur Yogyakarta Jalin Kolaborasi dengan FTIK UIN Sunan Kalijaga

pakai WhatsApp Image 2026 04 15 at 14.24.54 - Perkuat Kualitas Jurnal, Fakultas Tarbiyah IIQ An Nur Yogyakarta Jalin Kolaborasi dengan FTIK UIN Sunan Kalijaga

Bantul, 15 April 2026—Fakultas Tarbiyah Institut Ilmu Al Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan jurnal ilmiahnya, QuranicEdu: Journal of Islamic Education. Upaya tersebut kali ini diwujudkan melalui kolaborasi strategis dengan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Rabu (15/04/2026).

Pertemuan yang digelar di FTIK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini mempertemukan Editor in Chief QuranicEdu, Ahmad Shofiyuddin Ichsan, M.A., M.Pd., dengan pengelola jurnal Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) FTIK, yakni K-JIRE: Kalijaga Journal of Islamic Religious Education.

Dekan FTIK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Dr. Sigit Purnama, M.Pd., yang turut hadir memberikan apresiasi atas inisiatif kolaborasi tersebut. Ia menilai bahwa publikasi ilmiah merupakan salah satu wajah utama penyebaran ilmu pengetahuan di era global.

“Saya mengapresiasi pertemuan ini. Ini adalah kali pertama dilakukan oleh FTIK UIN Sunan Kalijaga melalui Prodi PAI. Bagaimana pun, penyebaran ilmu akan terlihat jelas dan berimbas global jika ilmu itu dipublikasikan dengan baik. Di titik inilah peran jurnal ilmiah menjadi penting untuk dimajukan kualitasnya,” ujarnya.

BACA JUGA:

TIREJ dan IIQ An Nur Yogyakarta Sepakati Kerja Sama Pengelolaan dan Penerbitan Jurnal Ilmiah
Institusi Pemilik Jurnal Terbaik Dunia Siap Berkolaborasi dengan IIQ An Nur Yogyakarta dalam Pengelolaan Jurnal Ilmiah
Meniti Jalan Ilmiah, Rumah Jurnal An Nur Hadiri Pembinaan Jurnal Kopertais III Yogyakarta
PGMI Fakultas Tarbiyah IIQ An Nur Yogyakarta Luncurkan PrimEdu: Asian Journal of Primary Education

Sementara itu, Ketua Program Studi PAI FTIK UIN Sunan Kalijaga, Dr. Mohamad Agung Rokhimawan, M.Pd., menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar perguruan tinggi tidak berjalan sendiri-sendiri dalam menghadapi tantangan pengelolaan jurnal. Ia juga menambahkan bahwa kerja sama ini memiliki dampak strategis terhadap peningkatan akreditasi, baik pada level jurnal maupun program studi.

“Bentuk kolaborasi yang paling mendasar dari pertemuan ini adalah demi penguatan akreditasi. Jadi, ini bukan hanya tentang jurnal, namun juga tentang penguatan mutu akademik secara menyeluruh,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak melakukan diskusi interaktif yang membahas berbagai aspek penting dalam pengelolaan jurnal, mulai dari tata kelola editorial, proses peer review, hingga strategi peningkatan akreditasi. Dari diskusi ini, kedua institusi sepakat untuk membangun kerja sama berkelanjutan dalam pengembangan jurnal ilmiah yang berkualitas dan berdaya saing.

Adapun ruang lingkup kerja sama meliputi pengelolaan jurnal secara profesional dan berkelanjutan, kolaborasi dalam proses editorial dan peer review, pertukaran peran sebagai editor dan reviewer, serta dorongan aktif kepada sivitas akademika untuk mempublikasikan karya ilmiah pada jurnal masing-masing.

Sebagai penutup, kegiatan ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara kedua belah pihak, yang kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dalam suasana penuh keakraban.

Dikonfirmasi secara terpisah, Ahmad Shofiyuddin Ichsan menyampaikan bahwa kualitas jurnal ilmiah sangat ditentukan oleh kolaborasi berbagai pihak, baik penulis, editor, maupun reviewer, seiring dengan tuntutan perspektif global saat ini.

“Kolaborasi ini sangat penting untuk menjembatani dinamika publikasi ilmiah antara kampus negeri dan swasta, serta antara pengelola jurnal yang sudah profesional dan yang masih dalam tahap pengembangan. Sekat tersebut dapat teratasi melalui pertemuan dan kolaborasi ini,” tuturnya. [].