Bantul, 10 September 2025—Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bantul bekerja sama dengan mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dari Fakultas Tarbiyah Institut Ilmu Al Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta menyelenggarakan acara “Workshop Desain Grafis Menggunakan Canva” pada Rabu (10/09). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB ini diikuti oleh siswa, tenaga kependidikan, serta anggota ekstrakurikuler jurnalistik MAN 3 Bantul.
Ketua Panitia, Abdullah Muhammad ‘Afiif, yang juga merupakan mahasiswa PPL, dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam membuat materi visual yang menarik dan efektif dengan menggunakan Canva, sebuah aplikasi desain grafis berbasis daring yang populer karena kemudahan penggunaannya.
“Dengan aplikasi tersebut, peserta akan diajak untuk berkreasi membuat beragam kebutuhan desain, mulai dari poster, slide presentasi, hingga konten media sosial,” jelas Afif.
| BACA Menyemai Asa di Ranah Pendidikan, Mahasiswa PPL IIQ An Nur Yogyakarta Menapaki Jejak Pengabdian IIQ An Nur Yogyakarta Siap Terjunkan Puluhan Calon Guru ke Beberapa Sekolah di Bantul |
Kepala MAN 3 Bantul, Drs. Suyanto, M.Si., dalam sambutannya menegaskan pentingnya keterampilan desain grafis di era digital. Menurutnya, desain kini menjadi kebutuhan yang melekat di berbagai bidang, baik pendidikan, bisnis, maupun sosial.
“Desain grafis dapat membuka peluang ekonomi karena karya yang dihasilkan bisa dijual dan menjadi sumber penghidupan bagi generasi muda,” ungkapnya.
Adapun narasumber dalam workshop ini adalah Subhan Arifudin, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) IIQ An Nur Yogyakarta yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Multimedia Pondok Pesantren An Nur Ngrukem. Sesi materi dipandu oleh moderator Abdul Rozzaq, Wakil Presiden Mahasiswa (DEMA) IIQ An Nur Yogyakarta.
Dalam pemaparannya, Subhan menjelaskan dasar-dasar penggunaan Canva serta membagikan tips mendesain secara efektif. Ia juga mendorong peserta untuk menghasilkan karya yang memiliki nilai dan identitas, bukan sekadar mengikuti tren semata.
“Desain yang baik bukan hanya enak dipandang, tetapi juga mampu menyampaikan pesan dengan jelas. Melalui Canva, siapa pun bisa berlatih menjadi desainer, asal mau berproses dan terus berkreasi,” tutur Subhan.
Setelah penyampaian materi, peserta diberikan kesempatan untuk praktik langsung membuat berbagai karya desain. Suasana workshop berlangsung hidup dan interaktif. Antusiasme peserta terlihat dari kesungguhan mereka mencoba fitur-fitur Canva, berdiskusi dengan narasumber, hingga mengajukan pertanyaan seputar strategi mendesain untuk kebutuhan akademik maupun publikasi di media sosial. [JZL/MAF].