Bantul, 09 Januari 2026—Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Anwar Nangsri, Kalurahan Srihardono, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), memiliki Program Penguatan Tahsin dan Tahfidz Al-Qur’an. Dalam rangka mendukung pelaksanaan program tersebut, pihak madrasah menjalin kerja sama dengan Fakultas Tarbiyah Institut Ilmu Al Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) yang berlangsung di Kantor MI Al Anwar Nangsri pada Kamis (8/1/2026).
Salah satu poin dalam dokumen MoA menyebutkan bahwa Fakultas Tarbiyah IIQ An Nur Yogyakarta bertugas dan berwenang mengirimkan mahasiswa untuk mendampingi kegiatan tahsin dan tahfidz al-Qur’an di MI Al Anwar Nangsri. Sementara itu, pihak MI Al Anwar Nangsri bertanggung jawab menyediakan sumber daya pendukung serta mengarahkan mahasiswa dalam pelaksanaan pendampingan sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati bersama.
Koordinator kegiatan dari Fakultas Tarbiyah IIQ An Nur Yogyakarta, Mujawazah, M.Pd., menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan seleksi ketat terhadap mahasiswa yang akan terlibat dalam program tersebut. Ia juga membuka peluang keterlibatan alumni Fakultas Tarbiyah.
“Melalui kerja sama ini, diharapkan kompetensi mahasiswa dan alumni Fakultas Tarbiyah semakin terasah, serta mampu memberikan kontribusi keilmuan yang lebih luas bagi masyarakat. Bagi Fakultas Tarbiyah, kerja sama ini menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujar Mujawazah.
Sementara itu, Kepala MI Al Anwar Nangsri, Siti Fatimah, M.S.I., mengungkapkan bahwa Program Penguatan Tahsin dan Tahfidz Al-Qur’an akan diikuti oleh 83 siswa dan siswi. Ia menyatakan bahwa pihak madrasah merasa sangat terbantu dengan adanya kerja sama tersebut, mengingat IIQ An Nur Yogyakarta dikenal sebagai perguruan tinggi yang melahirkan sarjana ahli al-Qur’an, baik di bidang tahsin maupun tahfidz.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas terjalinnya kerja sama ini. Program ini akan diikuti oleh 83 siswa, dan kami merasa sangat terbantu dengan kesediaan IIQ An Nur mengirimkan mahasiswa yang nantinya akan menjadi guru pendamping dalam kegiatan tahsin dan tahfidz al-Qur’an,” tutur Siti Fatimah. [MAF].