Gunungkidul, 21 Januari 2026—Setelah sekitar 40 hari melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta angkatan ke-22 resmi ditarik. Selama pelaksanaan KKN, para mahasiswa mengabdi di dua kalurahan di Kapanewon Semin, Kabupaten Gunungkidul, yakni Kalurahan Bulurejo dan Kalurahan Bendung.
Beragam program kerja (proker), baik kelompok maupun individu, wajib maupun penunjang, telah dilaksanakan oleh mahasiswa KKN. Di antara berbagai program tersebut, program pemberdayaan di bidang keagamaan dan spiritualitas menjadi perhatian khusus masyarakat serta jajaran pemerintah Kapanewon Semin.
“Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN atas sentuhan keagamaan dan pemberdayaan di bidang spiritualitas. Program-program semacam ini membawa warna tersendiri bagi masyarakat kami melalui hidupnya kegiatan keagamaan, spiritualitas, serta pengajaran agama di tempat-tempat ibadah dan forum-forum pengajian. Luar biasa. Ini menjadi inspirasi tersendiri bagi kami untuk senantiasa merawat tinggalan teman-teman sekalian,” ujar Dasno, S.I.P., M.M., Panewu Kapanewon Semin.
Pernyataan tersebut disampaikan Dasno saat memberikan sambutan dalam acara “Penarikan Mahasiswa KKN IIQ An Nur Yogyakarta ke-22 Tahun Akademik 2025/2026” yang digelar di Kantor Kapanewon Semin, Rabu (21/01/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia juga mewakili masyarakat Kalurahan Bulurejo dan Bendung menyampaikan permohonan maaf apabila selama penerimaan dan pelaksanaan KKN terdapat kekhilafan, baik dalam tutur kata, sikap, maupun penyediaan fasilitas.
“Kenanglah yang baik-baik saja. Bawalah yang baik-baik. Publikasikan yang baik-baik. Sebab, elok dan tidaknya sesuatu tergantung dari mana mata memandang. Selamat jalan, adik-adik. Selamat menempuh jenjang pendidikan berikutnya,” tambahnya.
Mahasiswa KKN IIQ An Nur Yogyakarta ke-22 berjumlah 164 orang yang dibagi ke dalam dua kelompok besar. Kelompok KKN Mandiri melaksanakan pengabdian di Kompleks Attariq Pondok Pesantren An Nur Ngrukem, Padukuhan Juron, Kalurahan Pendowoharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul. Sementara itu, kelompok KKN Reguler dibagi menjadi 14 kelompok yang ditempatkan di 14 padukuhan di Kalurahan Bulurejo dan Bendung, yaitu Padukuhan Gobeh, Grogolan, Karangasem, Taunan, Keringan Kidul, Keringan Lor, Keringan Wetan, Bulurejo, Dawe, Dringo, Garotan, Banyu Kendil, Widoro Lor, dan Widoro Kidul.
“Dengan melihat kontribusi besar adik-adik mahasiswa KKN yang luar biasa di Bulurejo dan Bendung, dengan hati yang tulus kami menyatakan bahwa wilayah kami bersedia kembali dijadikan lokasi KKN pada tahun mendatang,” tandas Dasno.
Acara penarikan tersebut dihadiri oleh Panewu Semin, Panewu Anom Suharyanta, S.K.M., M.M., perwakilan Koramil 06 Semin Pelda Jumadi, Kapolsek Semin AKP Wasdiyanto, S.H., M.A.P., Lurah Bulurejo Lampito, Lurah Bendung Didik Rubiyanto, para dukuh dari 14 padukuhan lokasi KKN, serta sivitas akademika IIQ An Nur Yogyakarta, termasuk rektor, wakil rektor, dekan, dosen pembimbing lapangan (DPL), mahasiswa KKN, dan jajaran panitia KKN yang diketuai oleh Ketua LPPM IIQ An Nur Yogyakarta, Muhammad Saifullah, M.A. [MAF].